Kopi Walet, Jamuan Khas Desa Kedang Murung

img

Kepala Desa Kedang Murung Junaidy

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- Desa Kedang Murung Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara selain terkenal dengan destinasi wisatanya yakni Danau Tanjung Sarai, ternyata juga memiliki minuman khas yakni Kopi Walet.

Namun sayangnya saat ini Kopi Walet tersebut belum dijual umum, hanya jika ada pejabat yang melakukan kegiatan di Desa Kedang Murung baru dibuatkan dan diberikan secara gratis.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Kedang Murung Junaidy, usai mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Penyebarluasan Perda Pajak Daerah, di gedung lapangan Futsal Desa Kedang Murung, Sabtu (28/8/2021).

"Setiap kali ada pejabat yang melakukan kegiatan di Desa kami, saya memesan ke salah satu pengusaha walet pak Rodi untuk dibuatkan Kopi Walet yang kita serahkan kepada pejabat yang hadir, " ungkap Kades Junaidy.

Ia mengatakan, Kopi Walet ini untuk sekarang belum kami perjual belikan untuk umum, namun jika ada tamu pasti kami ajak ngopi Kopi Walet ini.

"Kedepannya kami ada rencana untuk pengembangan Kopi Walet ini, ketika kami akan launching destinasi wisata Danau Tanjung Sarai maka rencananya juga kopi walet ini kita jual untuk umum sebagai minuman khas dari Desa kami, " terangnya.

Ia mengaku, harga jual Kopi Walet ini cukup mahal, satu botol kecil ukuran 330 mili itu harganya antara 100 sampai 150 ribu rupiah, selain karena memang sarang walet mahal juga sebanding dengan khasiatnya.

"Kopi walet ini dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, di antaranya obat penyakit pernapasan dan menambah kebugaran tubuh, " tutupnya. (adv)